Selamat datang Kawan..:)

Selasa, 09 September 2014

Asal-usul desa Tanjung Lalang



ASAL USUL DESA TANJUNG LALANG


Pada zaman dahulu kala ketika belanda menjajah orang islam selama 350 tahun. Di banten, ada seseorang usang yang bernama Usang Lalang, dia merupakan orang banten asli. Karena,  tidak ingin dijajah oleh orang belanda akhirnya ia berlari ke sebuah tempat dimana di pulau sepi dan nama tempatnya ialah Rimbo Prabumi (sekarang Tanjung Lalang). Di sana masih terdapat banyak hutan maka dari itu ia hendak membuat tiga dusun, dusun pertama ia kalah oleh kerenggo. Lalu, pindah ke yang kedua ternyata di sana banyak sinai atau makhluk halus. Dan akhirnya, ia pindah ke dusun yang ketiga yaitu dikabung atau oleh orang disebut usang kabung karena di sana ada kabung.
Nama usang kabung ialah Ropati dan Rojati mereka suami istri dan nama bapaknya yaitu Daneler. Usang kabung mempunyai tiga saudara, yang pertama usang di tanjung jerem,yang kedua usang di tanjung tambak, dan yang ketiga memelihara seekor buaya bungkuk di batang hari kelekar tempatnya di Lubung Besar. Namanya usang kemang di seri kembang. Usang lalang  kemudian menumpang hidup dengan usang kabung, usang lalang tidak ingin berbuat jahat kepada orang. Banyak orang yang meminta pertolongan kepadanya, misalnya ada seseorang yang kehilangan harta bendanya dan menemui usang maka, barang yang hilang itu bisa di temukan.
Usang lalang mempunyai anak yang bernama Darussalam. Ia juga mempunyai banyak hewan peliharaan atau orang dahulu menyebutnya mukjizat yaitu diantaranya Harimau kumbang, labi-labi burek, burung darah, lipan, dan buaya bungkuk. Memelihara hewan tersebut dinamakan bedewo. Karena, umur usang lalang yang semakin tua akhirnya ia meninggal dunia dimakamkan di jambu iler atau di tengah dusun dekat rumah desa tanjung lalang. Namun, sekarang tidak ada lagi yang memelihara serta mengurus makam usang lalang tersebut. Nama tanjung lalang sendiri diambil dari nama usang lalang karena dialah penemu desa tersebut. Akhirnya, orang-orang dahulu jika hendak pergi ke desa tanjung lalang mereka menjawab ingin sanjo ke selalang. Tetapi, karena desa tersebut belum mempunyai nama lama kelamaan orang tidak lagi menyebutnya selalang tapi, tanjung lalang. Begitulah asal mula nama desa tersebut ada. Rumah-rumah yang ada di desa tanjung lalang dahulu yaitu Limas.  Jika yang mendiami rumah tersebut laki-laki maka disebut tengan Hamin dan jika yang mendiaminya perempuan maka disebut tengan Ngaele.
Mata pencaharian penduduk desa tanjung lalang yaitu menyadap karet (nampas), berkebun dan bertani. Desa tanjung lalang sekarang sudah banyak dikenali oleh orang, walaupun penduduk di desanya masih sedikit dan jauh dari desa-desa lain. Profesi yang bekerja didesa tersebut rata-rata petani. Di desa tanjung lalang sudah ada rumah sekolah dan masjid.

1 komentar:

  1. Sejarah yang sangat mengispirasi. Yang perlu diketahui oleh anak cucu yang berasal dari desa tanjung lalang . saya bangga busa terlhir dr keluarga besar tanjung lalang

    BalasHapus